Cara Penangkaran Infusoria Agar Sukses dan Berhasil

Penangkaran Infusoria
Penangkaran Infusoria

Penangkaran Infusoria – Untuk penangkaran bibit infusoria itu, kita bisa memakai media air rebusan jerami. Media itu kita buat dengan merebus 70 g jerami kering yang sudah kita potong di air suling sepanjang 15 menit. Sesudah dingin lalu kita saring dengan kain belacu atau kain halus yang lain. Air saringan yang kita bisa setelah itu kita encerkan lagi dengan air suling sampai tersisa ½ liter. Terkecuali median penangkaran infusoria dengan jerami, juga dapat memakai rebusan kacang panjang, rebusan kecambah (kacang hijau), rebusan daun selada, atau air beras.

  • Siapkan bibit infusoria
  • Ambillah larutan air hasil rebusan 10 ml
  • Lalu encerkan air jadi 100 ml
  • Masukan dalam wadah cawan petri (Petridis)
  • Masukan bibit infusoria (ciliate)
  • Lantas tutup dengan kain sutera
  • Suhu ideal 28 derajat C
  • Tunggulah 1 – 2 minggu, jadi akhirnya bakal berkembang banyak.
  • Budidaya Infusoria dengan Massal
  • Dalam soal ini bisa mengerjakannya melakui penangkaran bertahap, yakni berturut – ikut lewat penangkaran didalam wadah 1
    liter, 1 galon, 200 liter, serta pada akhirnya 1 ton.
  • Untuk wadah 1 liter, serta 1 galon kita masih tetap bisa memakai air rebusan jerami atau yang lain jadi medium.

Sedang untuk wadah yang semakin besar, untuk air mediumnya kita pakai air mentah saja, tanpa ada di rebus, sebab jika kita rebus, sedang jumlahnya cukup banyak, jadi kita bakal kesusahan.

Jika kita menginginkan budidaya infusoria didalam wadah 200 liter, atau 1 ton, jadi :

  • Wadah di isi air mentah
  • Masukan potongan jerami atau rumput kering
  • Berikan daun selada atau kulit pisang kering
  • Airnya kita berikan aerasi.
  • Tunggulah sepanjang 1 minggu
  • Jadi bakal tumbuh bakteri, cendawan, serta ganggang (semuanya bahan organik)
  • Bahan organic itu jadi makanan infusoria (ciliata)
  • Lalu masukan bibit infusoria (ciliata)
  • Biarlah 1 minggu umumnya bakal berkembang sendiri dengan diikuti oleh berubahnya air jadi keputih – putihan.
  • Lantas dapat kita ambillah jadi pakan burayak ikan hias serta ikan mengkonsumsi yang kita memelihara, terlebih burayak yang tengah berpindah makanan dari fitoplankton ke zooplankton.
  • Umpamanya saja burayak ikan lele. Jika medium budidaya hingga berbau busuk, jadi butuh kita kerjakan pergantian air. Air yang lama kita buang dengan selang dengan bertahap, yang lalu kita masukan air baru (dengan selang juga), hingga volume kembali seperti pada awal mulanya lagi.

Berikut ini sebagian langkah langkah budidaya ikan infusoria pakan burayak ikan alami. Mudah-mudahan bisa memberi jawaban pencarian Kamu serta selamat coba dengan kesuksesan yang maksimum. Bantu berbagi lagi ya bila berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *