Hunt For The Wilder People : Bioskop Keren ‘’Peliaran’’ Karakter

Sohib – sohib yang keren habis, para bioskop keren mania yang sedang baca tulisan ini, barang kali bertaburan pendapat  khalayak yang sempat memberi sinyal  bahwa negeri kita miskin berbobot dan  bagus begitu. Lha ungkapan itu sebenarnya telah meruangkan pada sebuah dikotomi yang kejam, sebab sanggup melahirkan  dua jawaban yang saling bertubrukan , artinya bisa benar dan bisa tidak. Bila kita melulu bicara  film-film box office atau film out put kerja kapitalis seni Hollywood yang dana mantap. Maka mungkin hal itu benar. . . lagian bukan bandingannya. Buakan apple to apple.  Membandingkan itu ternyata tidak bisa begitu saja, ada kaidahnya tertentu.

Kamu – kamu mitra nonton bioskop keren semua yang keren – keren juga, asal kamu tahu saja  ya, perfilman di negeri New Zealand atau Selandia Baru, menjadi lebih menarik di tangan David Waititi. Setelah dia sukses beratdan rampung mengisahkan persepsi atau  citra seram dan seksi / bahenol  atas karakter  vampir di What We Do In The Shadow,  kali ini ia akan mengolah sematang – matangnya, profesi seoarang pemburu menjadi tokoh karikatural utama, lewat sebuah petualangan komedi Hunt For The Wilderpeople. Film besutan Selandia Baru ini membuktikan bangsa – bangsa Asia Timur ini, dalamhal ini Selandia Baru akan juga maju dinia sinematografinya.

Kemudian teman – teman , film ini kisah  ceritanya  berawal dari kesalahpahaman, seorang pemburu sangat senior alias kawakan begitu, yang terpaksa harus menggandeng seorang bocah kecil (yang dikaruniai tabiat dan tongkrongan tipikal bocah badung yang suka bolos sekolah ke gamenet) untuk melarikan diri dari kejaran banyak pihak. Dari pemburu menjadi buruan. Disajikan dengan komikal, Hunt For The Wilderpeople terasa seperti film animasi yang digubah dengan apik ke live-action, namun tak menyembunyikan watak anime sekalian. Bila rekan nonton bioskop keren gak mampir bioskop, rasanya penasan pasti , simak saja  film yang lebih berformat tak ubahnya film animasi, ini di dunia maya mu…..

Kunjungi : filmbioskop25

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *